REKOLEKSI SMP DAN SMA BINA KUSUMA JAKARTA BARAT : Berbasis Dimensi Profil Pelajar Pancasila

MENJADI PELAJAR PANCASILA
Yang Berempati dan Memahami Regulasi Diri
(Elemen & Sub Elemen Dimensi Profil Pelajar Pancasila)
Rekoleksi dilaksanakan Sabtu, 01 April 2023

Gambar ini salah satu aktivitas rekoleksi
Pentingnya Penyadaran Diri sejak awal

Pengantar

Sebelum saya menyampaikan proses rekoleksi di Sekolah Bina Kusuma Jakarta Barat, saya akan sampaikan pengertian dan manfaat rekoleksi dalam konteks Pembelajaran Paradigma Baru, Kurikulum Merdeka

Pengertian

Rekoleksi berasal dari dua kata, “re” yang artinya “kembali”; dan “koleksi” yang artinya “mengumpulkan”. Secara harafiah rekoleksi artinya “mengumpulkan kembali”. Apa yang dikumpulkan? Yang dikumpulkan adalah pengalaman atau peristiwa atau aktivitas atau kejadian baik yang dialami sebagai pelaku maupun sebagai penyaksi.

Rekoleksi adalah bentuk kegiatan di luar kurikuler yang merupakan kegiatan pengembangan diri. Kegiatan ini termasuk ke dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Rekoleksi menjadi praktik baik yang telah lama dilaksanakan oleh sekolah-sekolah swasta Katolik (dan Kristen) sebagai bagian untuk membangun karakter peserta didik. Biasanya kegiatan rekoleksi mengangkat topik tertentu. Topik ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidik, atau kebutuhan peserta didik. Di sekolah swasta Katolik, rekoleksi selalu dikaitkan dengan dasar Kitab Suci. Artinya kegiatan ini tidak murni sekuler.

Sebagai kegiatan pengembangan diri dan membangun karakter peserta didik, rekoleksi bisa dikatakan refleksi atau tindakan reflektif di dalam konteks pembelajaran paradigma baru, kurikulum merdeka.

Rekoleksi, Ektrakurikuler Berpusat Pada Peserta Didik

Topik yang dijadikan bahan refleksi berdasarkan pada keprihatian (misi sekolah) sekolah dan atau kebutuhan peserta didik. Misalnya Menjadi Pribadi yang Berbela Rasa- jika sekolah Anda punya misi membentuk peserta didik yang berkarakter dan berjiwa bela rasa. Atau misalnya, Menjadi Pibadi yang Jujur dan bertanggung jawab – bila keprihatinan Anda adalah praktik peserta didik yang dominan tidak bertanggung jawab atau banyak menyontek. Topik bisa juga diambil dari 1-2 dimensi profil pelajar Pancasila, dengan beberapa elemen atau subelemen yang dihidupi pada tahun tersebut.

Foto ini salah satu kegiatan rekoleksi
Keberanian mengakui bertanggung jawab adalah awal dari perbaikan hidup

Manfaat Bagi Sekolah

  1. Rekoleksi menjadi kegiatan ektrakurikuler sebaiknya menjadi kegiatan yang menjadi perwujudkan program sekolah dalam kaitan dengan pembelajaran paradigma baru dalam Kurikulum Merdeka. Tentu hal ini menjadi sangat penting dalam kaitan pelaporan kepada dinas pendidik (termasuk akreditasi), dan Yayasan sebagai penyelenggara persekolahan. Untuk kepentingan ini, rekoleksi sebaiknya menjadi kegiatan ektrakurikuler yang menghidupi dimensi profile pelajar Pancasila. Misalnya pada kegiatan rekoleksi yang saya laksanakan di Sekolah Bina Kusuma. Dimensi yang dihidupi (dilolah) pada kegiatan itu adalah Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia. Elemen: Akhlak kepada Manusia. Subelemen: berempati kepada orang lain. Dimensi kedua adalah mandiri. Elemen: pemahaman diri dan lingkungannya dan regulasi diri.
  2. Pelaksana membuat jadwal kegiatan dan materi yang akan digunakan untuk rekoleksi. Ini adalah dokumen penting bagi bukti fisik administrasi sekolah ke dinas pendidikan baik itu pada saat penilaian kinerja kepala sekolah atau akreditasi.
  3. Dokumen foto kegiatan. Dokumen foto kegiatan menjadi bagian yang sangat penting sebagai bukti fisik pelaksanaan kegiatan. Laporan kegiatan yang penulis (pelaksana) buat di web ini bisa menjadi dokumen yang aman dan mudah diakses bila suatau saat sekolah membutuhkan.

Penutup

Kegiatan rekoleksi bukan sekadar aktivitas runtin sekolah, “yang penting ada kegiatan” kegiatan rekoleksi adalah ekstrakurikuler pengembangan karakter pelajar. Kegiatan lain yang mirip dengan kegiatan ini dengan pengolahan diri yang lebih mendalam antara lain retret.

Kegiatan rekoleksi juga bisa dikategorikan refleksi bersama antara pelajar dengan pendidik. Karena itu susunan acara rekoleksi ada sesi untuk kepala sekolah baik awal maupun akhir, dan bisa juga diberikan satu sesi singkat untuk para pendidik berefleksi bersama pelajar. Kita bisa menjadi lebih baik melalu refleksi karena hidup yang tidak direfleksikan adalah hidup yang tidak layak dijalani. Rekoleksi menjadi pelatihan sekaligus pembelajaran mengenai kecakapan hidup. AMDG (admin)